•my osmosis experiment•

Happy Tuesday, Mate! How do you do? Tadi pagi agak gerimis di sini, gimana kalau di rumah kamu? Jangan lupa sarapan, ya!

So, waktu itu aku dapat challenge, nih, buat bereksperimen, yaitu bikin percobaan osmosis menggunakan kentang/telur. tapi karena waktu itu aku mepet, akhirnya aku pilih kentang. tapi jauh dari yang aku bayangin, aku kira bakal full of mess, ribet, atau susah. ternyata tinggal celupin kentang dan tunggu hasilnya! seru, loh ;)

Namanya eksperimen pasti ada alat dan bahan dong. Dan buat eksperimen osmosis ini, alat-bahannya gak bikin kamu pusing nyari kemana-mana ;)) cukup kentang yang diiris sama ukuran, garam, sama dua cup/mangkuk yang diisi air. Gak perlu api atau cairan-cairan aneh, cukup campur salah satu cup/mangkuk yang berisi air dengan garam secukupnya, terus masukkan deh kentangnya ke dua tempat tersebut. Nah, jadi ada kentang yang hanya direndam air dan menggunakan larutan garam. Untuk mengetahui hasilnya, kamu harus tunggu 30 menit, oke? Jangan lupa set timer biar pas!

Pas menunggu 30 menit itu, aku sedikit mengamati kentang yang berada di larutan garam. Kamu nanti bisa lihat, dari kentang tersebut, ada partikel-partikel putih mulai mengambang. Gak aneh, kok! Justru kelihatan amazing karena eksperimen kamu menunjukkan reaksi. Dan setelah 30 menit, aku angkat irisan kentang dari kedua rendaman. Alhamdulillah, aku bisa ngerasain perbedaan dari kentang tersebut. Irisan kentang yang direndam pada larutan garam, tekstur nya lebih lunak (dan sangat lucu pas dipegang :)) juga ukurannya yang mengecil. Sementara kentang yang direndam pada air saja, tidak mengalami perubahan.

Apa kira-kira pendapat kamu bagaimana bisa begitu? Nah, ini dia sangkut pautnya dengan osmosis. Kentang yang direndam dalam larutan garam bisa melunak karena terjadi peristiwa osmosis pada kentang. Proses osmosis tersebut adalah plasmolisis, yaitu proses keluarnya cairan (air) dari kentang menuju ke larutan garam. Sedangkan kentang yang hanya direndam dengan air menjadi semakin berat karena air masuk ke dalam kentang. Nah, kentang itu akan semakin keras dan kaku.

Wah, sulit sekali, ya untuk memahaminya. Sama aku juga. Kesulitan yang aku dapat ketika praktikum mandiri di rumah, ialah terkadang adanya perbedaan informasi. Juga karena aku biasa praktek dengan teman-teman, rasanya agak sulit untuk dilakukan sendiri. Namun manfaatnya, lihatlah bahwa banyak keajaiban yang telah Allah Swt. beri! Bahkan kentang pun tak luput dari besarnya kuasa Allah. 

wow, panjang juga story time kita. Stay healty and keep safe everyone!!💕

check my experiment video here!➡ https://youtu.be/4fN9-wjx1kU

Komentar

Posting Komentar